Data Pasport Koleksi

No. Aksesi #IOC01040033

-

Genus: Anthurium    Species: chiapansense subsp.tlaxiacense    Varietas: -

Data Detail Pasport / Koleksi

Nomor Aksesi : IOC01040033
Nomor Koleksi : 01040033
Komoditas : Anthurium
Varietas : -
Genus : Anthurium
Species : chiapansense subsp.tlaxiacense
Tetua Silangan : -
Kurator : Kurniawan Budiarto, SP. MSc.
Institusi : Balai Penelitian Tanaman Hias
Species Author : Schott
Lokasi Penemuan : Nursery
Ketinggian Tempat : 1100 mdpl
Habitat Aksesi : Kebun
Status Sample : 412
Tempat Penyimpanan : Koleksi lapang
Tipe Sample : Entres
Tanggal Koleksi : 2007-09-16
Tanggal Dokumentasi : 2011-08-20
Keterangan Tambahan : -

Data Detail Pasport / Koleksi Lainnya

Nomor Aksesi : IOC01040033
Donor : -
Nama Umum Varietas : -
Nama Lokal Varietas : -
Kategori Tanaman : Bunga Potong
Jumlah Koleksi : 1 pot
Negara Asal : Indonesia
Nama Pulau : Jawa
Provinsi :
Kabupaten : CIANJUR
Kecamatan : PACET
Status Karakter : Available

Data Karakterisasi Umum

1. Ada tidaknya duri pada batang : 2 - Tidak jelas
2. Ada tidaknya duri pada tangkai : 2 - Tidak jelas
3. Ada tidaknya perbedaan warna duri dengan warna utama batang :
4. Ada tidaknya perbedaan warna duri dengan warna utama tangkai daun : 2 - Tidak jelas
5. Ada tidaknya perbedaan warna rambut dengan warna utama batang :
6. Ada tidaknya perbedaan warna rambut dengan warna utama tangkai daun : 2 - Tidak jelas
7. Ada tidaknya tuang daun yang tidak rata : 1 - Jelas terlihat
8. Ada tidaknya tulang daun yang muncul pada permukaan daun bagian atas : 1 - Jelas terlihat
9. Ada tidaknya warna pada yang berbeda pada tepi helaian : 9 - Tidak ada
10. ada/tidaknya perubahan warna selundang daun pada keadaan segar dan kering : 1 - Jelas
11. Ada/tidaknya rambut pada batang : 2 - Tidak jelas
12. Arah spiral susunan bunga : 2 - Sebelah kanan
13. Area tangkai daun yang lebih tebal : 2 - 2/3 from the basal end
14. Bagian tulang daun yang muncul : 5 - Hanya tulang daun primer
15. Bagian tulang daun yang tidak rata : 5 - Hanya tulang daun primer
16. Bentuk biji : 2 - Bulat telur
17. Bentuk buah : 2 - Lonjong
18. Bentuk Ketidakrataan tepi helaian daun : 1 - Begelombang
19. Bentuk ketidakrataan tepi helaian spathe :
20. Bentuk lengkungan pada dasar spathe : 2 - Melengkung
21. Bentuk penampang melintang batang : 2 - Bulat telur / lonjong
22. Bentuk penampang melintang Geniculum : 3 - Seperti jantung / ada rib membentik membulat di ujung yang berlawanan
23. Bentuk penampang melintang spathe : 1 - Cekung
24. Bentuk penampang melintang tangkai bunga : 1 - Bulat
25. Bentuk penampang melintang tangkai daun :
26. Bentuk spadiks : 2 - Silinder dengan ujung lebih kecil
27. Bentuk spathe : 6 - Memanjang
28. Bentuk spesfic ovate : 3 - Narroe ovate
29. Bentuk Ujung daun : 5 - Meruncing
30. Bentuk ujung selundang daun : 1 - Runding / meruncing
31. Bentuk ujung spathe : 5 - Meruncing
32. Bentuk/komposisi tulang daun : 5 - Menyirip
33. Corak warna sekunder helaian daun bagian atas :
34. Corak warna sekunder pada helaian bagian bawah :
35. Diameter batang utama : 3 - Sempit
36. Diameter spadiks :
37. Diameter tangkai bunga :
38. Diameter tangkai daun : 3 - Sempit
39. Distribusi keseragaman panjang buku : 3 - Tidak dapat dijustifikasi
40. Distribusi warna pada helaian daun bagian bawah :
41. Distribusi warna sekunder pada tangkai bunga :
42. Distrubusi warna pada helaian daun bagian atas :
43. Fleksibilitas daun : 3 - Flexibel / kuat
44. Habitus tumbuh : 2 - Semi rosete
45. intensitas lepuhan/lekukan pada permukaan batang : 3 - <5 /lingkaran
46. Intensitas pewarnaan anthosianin : 2 - Biasanya lebih dari satu dan menyebar dan agak miring
47. Intensitas warna hijau daun pada permukaan daun bagian atas : 5 - Sedang
48. Intensitas Warna hijau pada titik tengah tangkai bunga : 3 - Lemah
49. Jarak antara posisi spadiks dengan sinus spathe :
50. Jika keberadaan warna sekunder jelas - warna sekunder : Greyyed orange 177. A
51. Jumlah akar primer : 7 - Banyak
52. Jumlah akar sekunder : 7 - >10 /akar primer
53. Jumlah akar tersier : 3 - Tipis
54. Jumlah biji dalam satu buah : 3 - Satu
55. Jumlah bunga per lingkaran spiral :
56. Jumlah lekukan kecil selain kanal pada tangkai daun :
57. Jumlah spathe per tangkai bunga : 3 - Satu
58. Jumlah Warna geniculum : 3 - Satu
59. Jumlah warna sekuder :
60. Jumlah warna sekunder pada batang :
61. Jumlah warna sekunder yang berbeda pada tangkai daun : 3 - Satu
62. Kebaradaan lekukan kecil pada tangkai bunga : 2 - Tidak jelas
63. Keberadaan lekukan kecil sepanjang petiole : 2 - Tidak jelas
64. Keberadaan lekukan/kanal pada tangkai daun : 1 - Jelas
65. Keberadaan lekukan/kerutan pada selundang daun : 2 - Tidak jelas
66. Keberadaan lekukan/lobus dalam hubunganya dengan bentuk daun : 6 - Triangular ovate
67. Keberadaan lekukan/lobus pada dasar daun : 9 - Tidak ada
68. Keberadaan lepuhan/lekukan pada setiap buku :
69. Keberadaan lobus/lekukan pada dasar spathe : 2 - Tidak jelas
70. Keberadaan rambut pada tangkai daun : 2 - Tidak jelas
71. Keberadaan warna sekunder : 1 - Ada
72. Keberadaan warna sekunder pada bagian atas spathe : 1 - Jelas
73. Keberadaan warna sekunder pada bagian bawah spathe : 1 - Jelas
74. Keberadaan warna sekunder pada batang : 2 - Tidak jelas
75. Keberadaan warna sekunder pada tangkai bunga : 2 - Tidak jelas
76. Keberadaan warna sekunder pada tangkai daun : 2 - Tidak ada
77. Keberadaan warna sekunder selain warna utama hijau pada helaian daun bagian bawah : 1 - Ada
78. Keberdaan/lekukan kasar pada batang : 2 - Tidak jelas
79. Kerapatan lekukan kecil pada tangkai bunga :
80. Kerapatan lekukan/kerutan pada selundang daun :
81. Keseragaman warna akar primer, sekunder, tersier, dst : 2 - Tidak seragam
82. Keseragaman warna pada buah : 1 - More or less uniform
83. Ketajaman tepi lekukan/kanal pada tangkai daun : 3 - Lemah / tidak tajam
84. Kilapan permukaan daun bagian atas : 3 - Lemah / tidak ada
85. Lebar Selundang daun : 5 - Sedang
86. Lekukan aksis memanjang spadiks : 3 - Lengkung ke dalam lemah
87. Lekukan/lepuhan pada permukaan daun : 1 - Tidak ada / sangat lemah / cenderung rata dan halus
88. Letak/posisi spathe terhadap helaian daun : 4 - 115-135% dari tinggi daun
89. Menggulung/tidaknya spadiks : 2 - Tidak jelas
90. Panjang batang utama : 5 - Sedang
91. Panjang Buku :
92. Panjang buku yang lebih panjang :
93. panjang buku yang lebih pendek :
94. Panjang geniculum : 7 - Panjang
95. Panjang lekukan/kanal pada tangkai daun : 2 - Along the petiole
96. Panjang selundang daun : 3 - Pendek
97. Panjang spadiks :
98. Panjang tangkai bunga :
99. Panjang tangkai daun : 3 - Pendek
100. Perbandingan panjang dan lebar daun : 7 - Panjang
101. Perbedaan akar primer dan akar sekunder : 1 - Jelas
102. Perbedaan bentuk penampang melintang tangkai daun terhadap geniculum : 2 - Tidak jelas
103. Perbedaan ketebalan tangkai daun dari basal sampai ujung tangkai daun : 1 - Jelas
104. Perbedaan warna antara bagian atas dan bawah helaian daun : 1 - Jelas
105. Perbedaan warna antara tulang daun dan helaian bagian atas : 1 - Jelas terlihat
106. Perbedaan warna geniculum dengan tangkai daun : 1 - Jelas
107. Perbedaan warna tulang daun pada permukaan daun bagian atas dan bawah : 2 - Tidak jelas
108. Perbedaan warna tulang daun pada permukaan daun bagian bawah : 2 - Tidak jelas
109. Perubahan disribusi warna permukaan daun bagian atas : 7 - Different in every leaf development stage
110. Perubahan distribusi warna permukaan daun bagian atas : 1 - Jelas terlihat
111. Pola lepasnya buah dari spadik setelah masak : 2 - Perlahan-lahan / sedikit demi sedikit seiring dengan berjalannya waktu masaknya buah
112. Pola pewarnaan sekunder : 4 - Bulatan / bercak yang tidak jelas tepinya
113. Pola pewarnaan sekunder : 4 - Bulatan / bercak yang tidak jelas tepinya
114. pola pewarnaan warna sekunder :
115. Posisi lobus/lekukan pada dasar daun : 2 - Membulat, tapi tidak brsentuhan
116. Posisi relative lobus pada daerah dasar spathe :
117. Posisi relative spathe terhadap spathe lainnya pada tangkai bunga yang sama :
118. Posisi tangkai bunga secara keseluruhan : 1 - Tegak menghadap ke atas
119. Rasio panjang dan lebar selundang daun :
120. Sudut antara bagian dasar spathe dengan tangkai bunga : 3 - Tumpul
121. Sudut yang di bentuk antara helaian daun dengan geniculum : 7 - Tumpul
122. Tekstur permukaan bagian atas spathe : 3 - Halus / rata
123. Tekstur permukaan bagian bawah spathe : 3 - Halus / rata
124. Tekstur permukaan daun bagian atas : 2 - Sedang
125. Tekstur permukaan daun bagian bawah : 2 - Sedang
126. Teksture selundang daun : 5 - Tebal, kaku
127. Tempat perubahan distribusi warna permukaan daun bagian atas : 1 - Whole leaf blade
128. Tepi daun : 2 - Tidak rata
129. Tepi spathe : 1 - Rata
130. Tinggi lekukan lobus akibat saling menekan :
131. Tingkat kekasaran permukaan batang : 5 - Sedang
132. Tingkat kekasaran selundang karena lekukan/kerutan :
133. Tingkat kelancipan/kelonjongan spadiks dari arah dasar menuju ke ujung spadiks : 7 - Kuat
134. Tingkat kemengkilapan permukaan bagian atas spathe : 7 - Kuat
135. Tingkat kemengkilapan permukaan bagian bawah spathe : 1 - Sangat lemah
136. Tingkat ketebalan daun : 2 - Sedang
137. Tingkat lepuhan pada spathe : 1 - Sangat lemah
138. Tipe daun : 1 - Tunggal
139. Type tumbuh akar : 6 - Menjulur / merambat ke bawah/media tanam
140. Ukuran spathe :
141. Ukuran tananman : 3 - Kecil
142. Untuk tipe daun majemuk: Bentuk Helaian anak daun :
143. Untuk tipe daun tunggal: Bentuk helaian daun keseluruhan : 8 - Panah
144. Untuk tipe daun tunggal: Lebar daun : 3 - Sempit
145. Untuk tipe daun tunggal: Panjang daun : 5 - Sedang
146. Warna akar primer : 7 - Coklat / gelap / ungu
147. Warna akar sekunder : 3 - Hijau muda
148. Warna akar tersier : 3 - Hijau muda
149. Warna biji : 2 - Hijau kekuningan
150. Warna buah setelah masak : 4 - Merah keunguan
151. Warna Dominan duri :
152. Warna dominan duri :
153. Warna dominan geniculum : 1 - Hijau Muda
154. Warna dominan rambut :
155. Warna dominan rambut :
156. Warna dominant tangkai bunga : 7 - Coklat / gelap / ungu
157. Warna helaian daun bagian bawah : 1 - Hijau lebih muda dari permukaan daun bagian atas
158. Warna secunder helaian daun bagian bawah :
159. Warna sekunder :
160. Warna sekunder : Greyyed orange 177. A
161. Warna Sekunder dominan :
162. Warna sekunder helaian daun bagian atas :
163. Warna sekunder selain warna utama hijau helaian daun bagian atas : 1 - Ada
164. Warna sekunder utama pada Geniculum :
165. Warna sekunder utama pada tangkai daun : 6 - Coklat / gelap / ungu / hitam
166. Warna selundang daun dalam keadaan segar : 5 - Kuning / pink
167. Warna selundang setelah kering/senescence : 6 - Coklat / gelap / ungu / hitam
168. Warna tepi halaian spathe : 7 - Coklat / gelap / ungu
169. Warna tepi helaian daun : 2 - Hijau muda
170. Warna tulang daun bagan bawah :
171. Warna tulang daun pada permukaan daun bagian atas : 2 - Hijau muda
172. Warna utama bagian atas spathe : Green 137. D
173. Warna utama bagian bawah spathe : Green 138. B
174. Warna utama batang : 5 - Kuning / pink
175. Warna utama spadik bagian atas dari basal spadiks segera sebelum anthers keluar : 7 - Ungu
176. Warna utama spadik bagian atas dari basal spadiks segera setelah anther keluar : 5 - Merah
177. Warna utama spadik bagian bawah segera sebelum anther keluar : 6 - Merah keunguan
178. Warna utama spadik bagian bawah segera setelah anther keluar : 6 - Merah keunguan
179. Warna utama tangkai daun : 2 - Hijau sedang
180. Warna yang berbeda pada helaian daun : 2 - Tidak ada

Deskripsi Varietas Rilis

Bukan merupakan varietas rilis.

Data Praevaluasi

Belum ada data praevaluasi.


Sumber Daya Genetik di kategori yang sama

Maxima Verde
Anthurium
sp.
Saxo
Anthurium
sp.
Anthurium
PN IX
-
Anthurium
clarinervium
-
Anthurium
nymphaefolium