Data Pasport Koleksi

No. Aksesi #IOC01040037

Baleno

Genus: Anthurium    Species: sp.    Varietas: Baleno

Data Detail Pasport / Koleksi

Nomor Aksesi : IOC01040037
Nomor Koleksi : 01040037
Komoditas : Anthurium
Varietas : Baleno
Genus : Anthurium
Species : sp.
Tetua Silangan : -
Kurator : Kurniawan Budiarto, SP. MSc.
Institusi : Balai Penelitian Tanaman Hias
Species Author : Schott
Lokasi Penemuan : Nursery
Ketinggian Tempat : 1100 mdpl
Habitat Aksesi : Kebun
Status Sample : 412
Tempat Penyimpanan : Koleksi lapang
Tipe Sample : Entres
Tanggal Koleksi : 2007-09-16
Tanggal Dokumentasi : 2011-08-20
Keterangan Tambahan : -

Data Detail Pasport / Koleksi Lainnya

Nomor Aksesi : IOC01040037
Donor : -
Nama Umum Varietas : -
Nama Lokal Varietas : -
Kategori Tanaman : Bunga Potong
Jumlah Koleksi : 1 pot
Negara Asal : Indonesia
Nama Pulau : Jawa
Provinsi :
Kabupaten : CIANJUR
Kecamatan : PACET
Status Karakter : Available

Data Karakterisasi Umum

1. Ada tidaknya duri pada batang : 2 - Tidak jelas
2. Ada tidaknya duri pada tangkai : 2 - Tidak jelas
3. Ada tidaknya perbedaan warna duri dengan warna utama batang :
4. Ada tidaknya perbedaan warna duri dengan warna utama tangkai daun : 2 - Tidak jelas
5. Ada tidaknya perbedaan warna rambut dengan warna utama batang :
6. Ada tidaknya perbedaan warna rambut dengan warna utama tangkai daun : 2 - Tidak jelas
7. Ada tidaknya tuang daun yang tidak rata : 1 - Jelas terlihat
8. Ada tidaknya tulang daun yang muncul pada permukaan daun bagian atas : 1 - Jelas terlihat
9. Ada tidaknya warna pada yang berbeda pada tepi helaian : 1 - Ada
10. ada/tidaknya perubahan warna selundang daun pada keadaan segar dan kering : 1 - Jelas
11. Ada/tidaknya rambut pada batang : 2 - Tidak jelas
12. Arah spiral susunan bunga : 1 - Sebelah kiri
13. Area tangkai daun yang lebih tebal :
14. Bagian tulang daun yang muncul : 5 - Hanya tulang daun primer
15. Bagian tulang daun yang tidak rata : 5 - Hanya tulang daun primer
16. Bentuk biji :
17. Bentuk buah :
18. Bentuk Ketidakrataan tepi helaian daun :
19. Bentuk ketidakrataan tepi helaian spathe :
20. Bentuk lengkungan pada dasar spathe : 3 - Membulat
21. Bentuk penampang melintang batang : 1 - Bulat
22. Bentuk penampang melintang Geniculum : 2 - Bulat telur / lonjong
23. Bentuk penampang melintang spathe : 3 - Convex
24. Bentuk penampang melintang tangkai bunga : 3 - Seperti jantung /ada rib atau bentuk membulat di ujung yang berlawan
25. Bentuk penampang melintang tangkai daun :
26. Bentuk spadiks : 2 - Silinder dengan ujung lebih kecil
27. Bentuk spathe : 4 - Bentuk jantung
28. Bentuk spesfic ovate : 3 - Narroe ovate
29. Bentuk Ujung daun : 2 - Runcing
30. Bentuk ujung selundang daun : 1 - Runding / meruncing
31. Bentuk ujung spathe : 10 - Membulat dan meruncing di tengah
32. Bentuk/komposisi tulang daun : 3 - Menjari
33. Corak warna sekunder helaian daun bagian atas :
34. Corak warna sekunder pada helaian bagian bawah :
35. Diameter batang utama : 3 - Sempit
36. Diameter spadiks : 1 - Sangat sempit
37. Diameter tangkai bunga : 5 - Sedang
38. Diameter tangkai daun : 3 - Sempit
39. Distribusi keseragaman panjang buku : 5 - Kurang lebih seragam pada setiap buku
40. Distribusi warna pada helaian daun bagian bawah :
41. Distribusi warna sekunder pada tangkai bunga :
42. Distrubusi warna pada helaian daun bagian atas :
43. Fleksibilitas daun : 2 - Sedang
44. Habitus tumbuh : 1 - Rosete
45. intensitas lepuhan/lekukan pada permukaan batang : 3 - <5 /lingkaran
46. Intensitas pewarnaan anthosianin : 2 - Biasanya lebih dari satu dan menyebar dan agak miring
47. Intensitas warna hijau daun pada permukaan daun bagian atas : 5 - Sedang
48. Intensitas Warna hijau pada titik tengah tangkai bunga : 7 - Kuat
49. Jarak antara posisi spadiks dengan sinus spathe : 1 - Sangat pendek
50. Jika keberadaan warna sekunder jelas - warna sekunder :
51. Jumlah akar primer : 5 - Sedang
52. Jumlah akar sekunder : 5 - 5-10 /akar primer
53. Jumlah akar tersier : 3 - Tipis
54. Jumlah biji dalam satu buah :
55. Jumlah bunga per lingkaran spiral : 3 - Sedikit
56. Jumlah lekukan kecil selain kanal pada tangkai daun :
57. Jumlah spathe per tangkai bunga : 5 - Dua
58. Jumlah Warna geniculum : 3 - Satu
59. Jumlah warna sekuder :
60. Jumlah warna sekunder pada batang :
61. Jumlah warna sekunder yang berbeda pada tangkai daun :
62. Kebaradaan lekukan kecil pada tangkai bunga : 2 - Tidak jelas
63. Keberadaan lekukan kecil sepanjang petiole : 2 - Tidak jelas
64. Keberadaan lekukan/kanal pada tangkai daun : 1 - Jelas
65. Keberadaan lekukan/kerutan pada selundang daun : 2 - Tidak jelas
66. Keberadaan lekukan/lobus dalam hubunganya dengan bentuk daun :
67. Keberadaan lekukan/lobus pada dasar daun : 1 - Ada
68. Keberadaan lepuhan/lekukan pada setiap buku : 7 - Ada tapi tidak jelas aturannya
69. Keberadaan lobus/lekukan pada dasar spathe : 2 - Tidak jelas
70. Keberadaan rambut pada tangkai daun : 2 - Tidak jelas
71. Keberadaan warna sekunder : 1 - Ada
72. Keberadaan warna sekunder pada bagian atas spathe : 2 - Tidak jelas
73. Keberadaan warna sekunder pada bagian bawah spathe : 2 - Tidak jelas
74. Keberadaan warna sekunder pada batang : 2 - Tidak jelas
75. Keberadaan warna sekunder pada tangkai bunga : 2 - Tidak jelas
76. Keberadaan warna sekunder pada tangkai daun : 1 - Ada
77. Keberadaan warna sekunder selain warna utama hijau pada helaian daun bagian bawah : 1 - Ada
78. Keberdaan/lekukan kasar pada batang : 1 - Jelas
79. Kerapatan lekukan kecil pada tangkai bunga :
80. Kerapatan lekukan/kerutan pada selundang daun :
81. Keseragaman warna akar primer, sekunder, tersier, dst : 2 - Tidak seragam
82. Keseragaman warna pada buah :
83. Ketajaman tepi lekukan/kanal pada tangkai daun : 3 - Lemah / tidak tajam
84. Kilapan permukaan daun bagian atas : 5 - Sedang
85. Lebar Selundang daun : 3 - Sempit
86. Lekukan aksis memanjang spadiks :
87. Lekukan/lepuhan pada permukaan daun : 3 - Lemah / tidak ada
88. Letak/posisi spathe terhadap helaian daun : 3 - 75-115% dari tinngi daun
89. Menggulung/tidaknya spadiks : 2 - Tidak jelas
90. Panjang batang utama : 3 - Pendek
91. Panjang Buku :
92. Panjang buku yang lebih panjang :
93. panjang buku yang lebih pendek :
94. Panjang geniculum : 3 - Pendek
95. Panjang lekukan/kanal pada tangkai daun : 2 - Along the petiole
96. Panjang selundang daun : 5 - Sedang
97. Panjang spadiks : 1 - Sangat pendek
98. Panjang tangkai bunga : 1 - Sangat pendek
99. Panjang tangkai daun : 1 - Sangat pendek
100. Perbandingan panjang dan lebar daun : 7 - Panjang
101. Perbedaan akar primer dan akar sekunder : 1 - Jelas
102. Perbedaan bentuk penampang melintang tangkai daun terhadap geniculum : 2 - Tidak jelas
103. Perbedaan ketebalan tangkai daun dari basal sampai ujung tangkai daun : 2 - Tidak jelas
104. Perbedaan warna antara bagian atas dan bawah helaian daun : 1 - Jelas
105. Perbedaan warna antara tulang daun dan helaian bagian atas : 1 - Jelas terlihat
106. Perbedaan warna geniculum dengan tangkai daun : 2 - Tidak jelas
107. Perbedaan warna tulang daun pada permukaan daun bagian atas dan bawah : 1 - Jelas terlihat
108. Perbedaan warna tulang daun pada permukaan daun bagian bawah : 2 - Tidak jelas
109. Perubahan disribusi warna permukaan daun bagian atas :
110. Perubahan distribusi warna permukaan daun bagian atas : 2 - Tidak jelas
111. Pola lepasnya buah dari spadik setelah masak :
112. Pola pewarnaan sekunder :
113. Pola pewarnaan sekunder :
114. pola pewarnaan warna sekunder :
115. Posisi lobus/lekukan pada dasar daun :
116. Posisi relative lobus pada daerah dasar spathe :
117. Posisi relative spathe terhadap spathe lainnya pada tangkai bunga yang sama : 1 - Lurus dengan posisi yang beda
118. Posisi tangkai bunga secara keseluruhan : 2 - Biasanya lebih dari satu dan menyebar dan agak miring
119. Rasio panjang dan lebar selundang daun : 7 - Besar
120. Sudut antara bagian dasar spathe dengan tangkai bunga : 2 - Kurang lebih tegak lurus
121. Sudut yang di bentuk antara helaian daun dengan geniculum : 7 - Tumpul
122. Tekstur permukaan bagian atas spathe : 3 - Halus / rata
123. Tekstur permukaan bagian bawah spathe : 3 - Halus / rata
124. Tekstur permukaan daun bagian atas : 3 - Kasar
125. Tekstur permukaan daun bagian bawah : 2 - Sedang
126. Teksture selundang daun : 5 - Tebal, kaku
127. Tempat perubahan distribusi warna permukaan daun bagian atas :
128. Tepi daun : 1 - Rata
129. Tepi spathe : 1 - Rata
130. Tinggi lekukan lobus akibat saling menekan :
131. Tingkat kekasaran permukaan batang : 5 - Sedang
132. Tingkat kekasaran selundang karena lekukan/kerutan :
133. Tingkat kelancipan/kelonjongan spadiks dari arah dasar menuju ke ujung spadiks :
134. Tingkat kemengkilapan permukaan bagian atas spathe : 5 - Sedang
135. Tingkat kemengkilapan permukaan bagian bawah spathe : 7 - Kuat
136. Tingkat ketebalan daun : 2 - Sedang
137. Tingkat lepuhan pada spathe : 1 - Sangat lemah
138. Tipe daun : 1 - Tunggal
139. Type tumbuh akar : 6 - Menjulur / merambat ke bawah/media tanam
140. Ukuran spathe : 3 - Small
141. Ukuran tananman : 3 - Kecil
142. Untuk tipe daun majemuk: Bentuk Helaian anak daun :
143. Untuk tipe daun tunggal: Bentuk helaian daun keseluruhan : 2 - bulat lonjong dengan bagian lebih lebar ke arah ujung daun
144. Untuk tipe daun tunggal: Lebar daun : 3 - Sempit
145. Untuk tipe daun tunggal: Panjang daun : 3 - Pendek
146. Warna akar primer : 2 - Hijau terang
147. Warna akar sekunder : 1 - Putih kehijauan
148. Warna akar tersier : 1 - Putih kehijauan
149. Warna biji :
150. Warna buah setelah masak :
151. Warna Dominan duri :
152. Warna dominan duri :
153. Warna dominan geniculum : 1 - Hijau Muda
154. Warna dominan rambut :
155. Warna dominan rambut :
156. Warna dominant tangkai bunga : 3 - hijau muda
157. Warna helaian daun bagian bawah : 1 - Hijau lebih muda dari permukaan daun bagian atas
158. Warna secunder helaian daun bagian bawah :
159. Warna sekunder :
160. Warna sekunder :
161. Warna Sekunder dominan :
162. Warna sekunder helaian daun bagian atas :
163. Warna sekunder selain warna utama hijau helaian daun bagian atas : 1 - Ada
164. Warna sekunder utama pada Geniculum :
165. Warna sekunder utama pada tangkai daun :
166. Warna selundang daun dalam keadaan segar : 1 - Hijau muda
167. Warna selundang setelah kering/senescence : 3 - Hijau tua
168. Warna tepi halaian spathe :
169. Warna tepi helaian daun :
170. Warna tulang daun bagan bawah :
171. Warna tulang daun pada permukaan daun bagian atas : 2 - Hijau muda
172. Warna utama bagian atas spathe : Red purple 69 D
173. Warna utama bagian bawah spathe : White 155 D
174. Warna utama batang : 1 - Hijau muda
175. Warna utama spadik bagian atas dari basal spadiks segera sebelum anthers keluar : 5 - Merah
176. Warna utama spadik bagian atas dari basal spadiks segera setelah anther keluar : 6 - Merah keunguan
177. Warna utama spadik bagian bawah segera sebelum anther keluar : 1 - Putih hingga krim
178. Warna utama spadik bagian bawah segera setelah anther keluar : 7 - Ungu
179. Warna utama tangkai daun : 1 - Hijau muda
180. Warna yang berbeda pada helaian daun : 1 - Ada

Deskripsi Varietas Rilis

Bukan merupakan varietas rilis.

Data Praevaluasi

Belum ada data praevaluasi.


Sumber Daya Genetik di kategori yang sama

Puteri Gunung
Anthurium
sp.
Amigo
Anthurium
sp.
Alpine
Anthurium
sp.
Dacota

-
Anthurium
PN IV