Data Pasport Koleksi

No. Aksesi #IOC01040053

Genus: Anthurium    Species: PN VI    Varietas:

Data Detail Pasport / Koleksi

Nomor Aksesi : IOC01040053
Nomor Koleksi :
Komoditas : Anthurium
Varietas :
Genus : Anthurium
Species : PN VI
Tetua Silangan :
Kurator : Suskandari Kartikaningrum, Ir. MP.
Institusi : Balai Penelitian Tanaman Hias
Species Author : Schot
Lokasi Penemuan : Nursery
Ketinggian Tempat : 1100
Habitat Aksesi : Kebun
Status Sample : 412
Tempat Penyimpanan : Jangka menengah
Tipe Sample : Tanaman
Tanggal Koleksi : 2015-06-11
Tanggal Dokumentasi : 2015-06-11
Keterangan Tambahan :

Data Detail Pasport / Koleksi Lainnya

Nomor Aksesi : IOC01040053
Donor : -
Nama Umum Varietas : Anthurium
Nama Lokal Varietas : Anthurium
Kategori Tanaman : Tanaman pot
Jumlah Koleksi : -
Negara Asal : Indonesia
Nama Pulau : Jawa
Provinsi :
Kabupaten :
Kecamatan :
Status Karakter : Available

Data Karakterisasi Umum

1. Ada tidaknya duri pada batang : 2 - Tidak jelas
2. Ada tidaknya duri pada tangkai : 2 - Tidak jelas
3. Ada tidaknya perbedaan warna duri dengan warna utama batang :
4. Ada tidaknya perbedaan warna duri dengan warna utama tangkai daun : 2 - Tidak jelas
5. Ada tidaknya perbedaan warna rambut dengan warna utama batang : 2 - Tidak jelas
6. Ada tidaknya perbedaan warna rambut dengan warna utama tangkai daun :
7. Ada tidaknya tuang daun yang tidak rata : 1 - Jelas terlihat
8. Ada tidaknya tulang daun yang muncul pada permukaan daun bagian atas : 1 - Jelas terlihat
9. Ada tidaknya warna pada yang berbeda pada tepi helaian : 1 - Ada
10. ada/tidaknya perubahan warna selundang daun pada keadaan segar dan kering : 1 - Jelas
11. Ada/tidaknya rambut pada batang : 2 - Tidak jelas
12. Arah spiral susunan bunga : 2 - Sebelah kanan
13. Area tangkai daun yang lebih tebal :
14. Bagian tulang daun yang muncul : 5 - Hanya tulang daun primer
15. Bagian tulang daun yang tidak rata : 3 - Semua bagian tulang daun
16. Bentuk biji : 2 - Bulat telur
17. Bentuk buah : 2 - Lonjong
18. Bentuk Ketidakrataan tepi helaian daun : 1 - Begelombang
19. Bentuk ketidakrataan tepi helaian spathe : 1 - Bergelombang
20. Bentuk lengkungan pada dasar spathe : 2 - Melengkung
21. Bentuk penampang melintang batang : 2 - Bulat telur / lonjong
22. Bentuk penampang melintang Geniculum : 2 - Bulat telur / lonjong
23. Bentuk penampang melintang spathe : 1 - Cekung
24. Bentuk penampang melintang tangkai bunga : 2 - Bulat telur/ lonjong
25. Bentuk penampang melintang tangkai daun : 2 - Bulat telur / lonjong
26. Bentuk spadiks : 2 - Silinder dengan ujung lebih kecil
27. Bentuk spathe : 4 - Bentuk jantung
28. Bentuk spesfic ovate : 5 - Ovate
29. Bentuk Ujung daun : 5 - Meruncing
30. Bentuk ujung selundang daun : 1 - Runding / meruncing
31. Bentuk ujung spathe : 5 - Meruncing
32. Bentuk/komposisi tulang daun : 5 - Menyirip
33. Corak warna sekunder helaian daun bagian atas :
34. Corak warna sekunder pada helaian bagian bawah :
35. Diameter batang utama : 5 - Sedang
36. Diameter spadiks : 1 - Sangat sempit
37. Diameter tangkai bunga : 5 - Sedang
38. Diameter tangkai daun : 5 - Sedang
39. Distribusi keseragaman panjang buku : 3 - Tidak dapat dijustifikasi
40. Distribusi warna pada helaian daun bagian bawah :
41. Distribusi warna sekunder pada tangkai bunga : 6 - 1/3 dari ujung
42. Distrubusi warna pada helaian daun bagian atas :
43. Fleksibilitas daun : 2 - Sedang
44. Habitus tumbuh : 3 - Tegak Ke atas
45. intensitas lepuhan/lekukan pada permukaan batang :
46. Intensitas pewarnaan anthosianin : 4 - Menurut umur bunga
47. Intensitas warna hijau daun pada permukaan daun bagian atas : 7 - Gelap
48. Intensitas Warna hijau pada titik tengah tangkai bunga : 7 - Kuat
49. Jarak antara posisi spadiks dengan sinus spathe :
50. Jika keberadaan warna sekunder jelas - warna sekunder : RHS Colour Chart Red 51 B
51. Jumlah akar primer : 7 - Banyak
52. Jumlah akar sekunder : 7 - >10 /akar primer
53. Jumlah akar tersier : 5 - Sedang
54. Jumlah biji dalam satu buah : 3 - Satu
55. Jumlah bunga per lingkaran spiral : 7 - Banyak
56. Jumlah lekukan kecil selain kanal pada tangkai daun :
57. Jumlah spathe per tangkai bunga : 3 - Satu
58. Jumlah Warna geniculum : 3 - Satu
59. Jumlah warna sekuder :
60. Jumlah warna sekunder pada batang :
61. Jumlah warna sekunder yang berbeda pada tangkai daun :
62. Kebaradaan lekukan kecil pada tangkai bunga : 2 - Tidak jelas
63. Keberadaan lekukan kecil sepanjang petiole : 2 - Tidak jelas
64. Keberadaan lekukan/kanal pada tangkai daun :
65. Keberadaan lekukan/kerutan pada selundang daun : 2 - Tidak jelas
66. Keberadaan lekukan/lobus dalam hubunganya dengan bentuk daun : 6 - Triangular ovate
67. Keberadaan lekukan/lobus pada dasar daun : 1 - Ada
68. Keberadaan lepuhan/lekukan pada setiap buku :
69. Keberadaan lobus/lekukan pada dasar spathe : 1 - Jelas
70. Keberadaan rambut pada tangkai daun : 2 - Tidak jelas
71. Keberadaan warna sekunder : 2 - Tidak ada
72. Keberadaan warna sekunder pada bagian atas spathe : 1 - Jelas
73. Keberadaan warna sekunder pada bagian bawah spathe : 1 - Jelas
74. Keberadaan warna sekunder pada batang : 2 - Tidak jelas
75. Keberadaan warna sekunder pada tangkai bunga : 1 - Jelas
76. Keberadaan warna sekunder pada tangkai daun : 2 - Tidak ada
77. Keberadaan warna sekunder selain warna utama hijau pada helaian daun bagian bawah : 2 - Tidak ada
78. Keberdaan/lekukan kasar pada batang : 2 - Tidak jelas
79. Kerapatan lekukan kecil pada tangkai bunga :
80. Kerapatan lekukan/kerutan pada selundang daun :
81. Keseragaman warna akar primer, sekunder, tersier, dst : 1 - Kurang lebih seragam
82. Keseragaman warna pada buah : 1 - More or less uniform
83. Ketajaman tepi lekukan/kanal pada tangkai daun :
84. Kilapan permukaan daun bagian atas : 5 - Sedang
85. Lebar Selundang daun : 5 - Sedang
86. Lekukan aksis memanjang spadiks : 1 - Lengkung ke dalam kuat
87. Lekukan/lepuhan pada permukaan daun : 5 - Sedang
88. Letak/posisi spathe terhadap helaian daun : 4 - 115-135% dari tinggi daun
89. Menggulung/tidaknya spadiks : 2 - Tidak jelas
90. Panjang batang utama : 7 - Tinggi
91. Panjang Buku :
92. Panjang buku yang lebih panjang :
93. panjang buku yang lebih pendek :
94. Panjang geniculum : 5 - Sedang
95. Panjang lekukan/kanal pada tangkai daun :
96. Panjang selundang daun : 7 - Panjang
97. Panjang spadiks : 5 - Sedang
98. Panjang tangkai bunga : 7 - Panjang
99. Panjang tangkai daun : 5 - Sedang
100. Perbandingan panjang dan lebar daun : 5 - Sedang
101. Perbedaan akar primer dan akar sekunder : 1 - Jelas
102. Perbedaan bentuk penampang melintang tangkai daun terhadap geniculum : 1 - Jelas
103. Perbedaan ketebalan tangkai daun dari basal sampai ujung tangkai daun : 2 - Tidak jelas
104. Perbedaan warna antara bagian atas dan bawah helaian daun : 1 - Jelas
105. Perbedaan warna antara tulang daun dan helaian bagian atas : 1 - Jelas terlihat
106. Perbedaan warna geniculum dengan tangkai daun : 2 - Tidak jelas
107. Perbedaan warna tulang daun pada permukaan daun bagian atas dan bawah : 2 - Tidak jelas
108. Perbedaan warna tulang daun pada permukaan daun bagian bawah : 2 - Tidak jelas
109. Perubahan disribusi warna permukaan daun bagian atas : 7 - Different in every leaf development stage
110. Perubahan distribusi warna permukaan daun bagian atas :
111. Pola lepasnya buah dari spadik setelah masak : 2 - Perlahan-lahan / sedikit demi sedikit seiring dengan berjalannya waktu masaknya buah
112. Pola pewarnaan sekunder : 4 - Bulatan / bercak yang tidak jelas tepinya
113. Pola pewarnaan sekunder : 4 - Bulatan / bercak yang tidak jelas tepinya
114. pola pewarnaan warna sekunder : 4 - Bulatan / bercak yang tidak jelas tepinya
115. Posisi lobus/lekukan pada dasar daun : 2 - Membulat, tapi tidak brsentuhan
116. Posisi relative lobus pada daerah dasar spathe : 1 - Melengkung ke dalam, tetapi tidak bersentuhan
117. Posisi relative spathe terhadap spathe lainnya pada tangkai bunga yang sama :
118. Posisi tangkai bunga secara keseluruhan : 2 - Biasanya lebih dari satu dan menyebar dan agak miring
119. Rasio panjang dan lebar selundang daun : 5 - Sedang
120. Sudut antara bagian dasar spathe dengan tangkai bunga : 1 - Lancip
121. Sudut yang di bentuk antara helaian daun dengan geniculum : 3 - Runcing
122. Tekstur permukaan bagian atas spathe : 5 - Sedang
123. Tekstur permukaan bagian bawah spathe : 5 - Sedang
124. Tekstur permukaan daun bagian atas : 2 - Sedang
125. Tekstur permukaan daun bagian bawah : 2 - Sedang
126. Teksture selundang daun : 1 - Tipis, halus dan kaku
127. Tempat perubahan distribusi warna permukaan daun bagian atas : 1 - Whole leaf blade
128. Tepi daun : 2 - Tidak rata
129. Tepi spathe : 2 - Tidak rata
130. Tinggi lekukan lobus akibat saling menekan :
131. Tingkat kekasaran permukaan batang : 5 - Sedang
132. Tingkat kekasaran selundang karena lekukan/kerutan :
133. Tingkat kelancipan/kelonjongan spadiks dari arah dasar menuju ke ujung spadiks : 7 - Kuat
134. Tingkat kemengkilapan permukaan bagian atas spathe : 5 - Sedang
135. Tingkat kemengkilapan permukaan bagian bawah spathe : 7 - Kuat
136. Tingkat ketebalan daun : 2 - Sedang
137. Tingkat lepuhan pada spathe : 3 - Lemah
138. Tipe daun : 1 - Tunggal
139. Type tumbuh akar : 6 - Menjulur / merambat ke bawah/media tanam
140. Ukuran spathe : 9 - Very large
141. Ukuran tananman : 5 - Sedang
142. Untuk tipe daun majemuk: Bentuk Helaian anak daun :
143. Untuk tipe daun tunggal: Bentuk helaian daun keseluruhan : 2 - bulat lonjong dengan bagian lebih lebar ke arah ujung daun
144. Untuk tipe daun tunggal: Lebar daun : 5 - Sedang
145. Untuk tipe daun tunggal: Panjang daun : 5 - Sedang
146. Warna akar primer :
147. Warna akar sekunder :
148. Warna akar tersier :
149. Warna biji : 4 - Kuning
150. Warna buah setelah masak : 1 - Kuning
151. Warna Dominan duri :
152. Warna dominan duri :
153. Warna dominan geniculum : 1 - Hijau Muda
154. Warna dominan rambut :
155. Warna dominan rambut :
156. Warna dominant tangkai bunga : 2 - hijau terang
157. Warna helaian daun bagian bawah : 1 - Hijau lebih muda dari permukaan daun bagian atas
158. Warna secunder helaian daun bagian bawah :
159. Warna sekunder : 6 - Merah
160. Warna sekunder : RHS Colour Chart Red 47 A
161. Warna Sekunder dominan :
162. Warna sekunder helaian daun bagian atas :
163. Warna sekunder selain warna utama hijau helaian daun bagian atas : 2 - Tidak ada
164. Warna sekunder utama pada Geniculum :
165. Warna sekunder utama pada tangkai daun :
166. Warna selundang daun dalam keadaan segar : 1 - Hijau muda
167. Warna selundang setelah kering/senescence : 6 - Coklat / gelap / ungu / hitam
168. Warna tepi halaian spathe : 2 - Hijau muda
169. Warna tepi helaian daun : 2 - Hijau muda
170. Warna tulang daun bagan bawah :
171. Warna tulang daun pada permukaan daun bagian atas : 2 - Hijau muda
172. Warna utama bagian atas spathe : RHS Color Chart Green 137 B
173. Warna utama bagian bawah spathe : RHS Colour Chart Yellow Green 144 A
174. Warna utama batang : 3 - Hijau tua
175. Warna utama spadik bagian atas dari basal spadiks segera sebelum anthers keluar : 7 - Ungu
176. Warna utama spadik bagian atas dari basal spadiks segera setelah anther keluar : 7 - Ungu
177. Warna utama spadik bagian bawah segera sebelum anther keluar : 1 - Putih hingga krim
178. Warna utama spadik bagian bawah segera setelah anther keluar : 8 - Hijau
179. Warna utama tangkai daun : 2 - Hijau sedang
180. Warna yang berbeda pada helaian daun : 1 - Ada

Deskripsi Varietas Rilis

Bukan merupakan varietas rilis.

Data Praevaluasi

Belum ada data praevaluasi.


Sumber Daya Genetik di kategori yang sama

Violeta
Anthurium
andreanum
Pistache
Anthurium
adreanum
ARC Hawaii
Anthurium
sp.
Renaissanse
Anthurium
sp.
golok
anthurium
Sp.